JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Barisan pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung mengambil langkah persuasif dengan mengumpulkan para warga binaan untuk mendengarkan arahan secara langsung terkait penegakan tata tertib dan pelaksanaan program kemandirian.
Kegiatan pengarahan ini dipimpin oleh tiga pejabat utama guna memastikan seluruh aspek pelayanan dan pengawasan berjalan secara seimbang. Kepala Bidang Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Dat Menda, membuka sesi dengan memberikan sosialisasi kembali mengenai peraturan yang berlaku mutlak di dalam lingkungan pembinaan.
Menguatkan arahan tersebut, Kepala KPLP, Keynes, turut memberikan penegasan mengenai pentingnya menjaga stabilitas pengamanan demi kenyamanan seluruh pihak.
Melengkapi arahan dari sektor keamanan, Kepala Bidang Pembinaan, Gatot Suariyoko, memaparkan secara komprehensif mengenai berbagai fasilitas dan program pembinaan yang telah disediakan oleh negara.
Pimpinan bidang pembinaan tersebut menegaskan bahwa setiap program dirancang khusus untuk memberikan bekal keterampilan dan mental yang positif bagi masa depan penghuni.
“Seluruh program pembinaan yang diselenggarakan di sini memiliki tujuan yang sangat baik bagi pengembangan diri. Oleh karena itu, setiap warga binaan diwajibkan untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan tersebut dengan penuh kesadaran, serta selalu patuh pada seluruh peraturan yang berlaku di dalam Lembaga Pemasyarakatan,” ungkap Gatot Suariyoko di hadapan barisan penghuni blok.
Langkah edukasi dan sosialisasi yang dilakukan secara tatap muka oleh barisan pimpinan ini merupakan wujud nyata pendekatan yang humanis.
Melalui pemahaman yang menyeluruh mengenai aturan kewajiban dan hak pembinaan, tingkat kedisiplinan para warga binaan diharapkan dapat terus meningkat secara signifikan. (*)




