JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif, kreatif, dan bermanfaat bagi lingkungan.
Semangat tersebut turut ditunjukkan warga RT 03 Jalan Pulau Bawean III, Kelurahan Sukarame, Kota Bandar Lampung, yang menggelar berbagai kegiatan untuk memeriahkan HUT RI ke-81.
Ketua RT 03, Linda, mengatakan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara dan perlombaan, tetapi juga dengan memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berkarya, berinovasi, dan menyampaikan pendapat.
“ Kemerdekaan itu salah satu cara untuk bebas berpendapat, berpikir lebih terbuka, berani berinovasi dan kreatif. Anak muda dan mahasiswa menjadi ujung tombak perubahan,” ujar Linda, Minggu (16/8/2026).
Menurut dia, generasi muda dapat mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan, seperti karya tulis, kegiatan sosial, hingga memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi dan edukasi yang positif.
Linda juga menilai dukungan pemerintah, dunia pendidikan, serta masyarakat sangat dibutuhkan agar generasi muda memiliki ruang untuk berkreasi dan berkolaborasi.
Sementara itu, Bendahara RT 03, Dini, mengatakan peringatan HUT RI ke-81 menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menghargai perjuangan para pahlawan sekaligus menjaga persatuan dan kebersamaan.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang perayaan, tetapi bagaimana masyarakat tetap bersatu, saling membantu, dan ikut dalam kegiatan di lingkungan,” kata Dini.
Beragam Perlombaan Meriahkan HUT RI
Semarak HUT RI ke-81 juga terlihat dari berbagai persiapan yang dilakukan warga RT 03. Sejumlah bendera Merah Putih dan umbul-umbul telah terpasang di lingkungan permukiman menjelang peringatan 17 Agustus 2026.
Pamong setempat, Khairul Lubis yang akrab disapa Om Irul, mengatakan berbagai perlombaan telah disiapkan untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan tahun ini.
“Pokoknya seru lomba tahun ini di RT 03 Pulau Bawean III,” ujar Om Irul.
Beragam perlombaan untuk anak-anak disiapkan, di antaranya lomba makan kerupuk berpasangan, lari kelereng, memasukkan pipet ke dalam botol, rebut bangku, melukis, lari pindah bendera, estafet sarung, lari balon, memindahkan cup gelas menggunakan balon, hingga memasukkan balon ke dalam besek.
Tak hanya anak-anak, ibu-ibu juga turut dilibatkan dalam sejumlah perlombaan. Di antaranya berjalan melewati garis dengan mata tertutup, memakai baju sambil melempar balon, memakai sarung sambil melempar balon, serta menginjak balon dengan mata tertutup.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mempererat silaturahmi, gotong royong, dan kebersamaan antarwarga dalam mengisi kemerdekaan. (*)




