ITERA dan PLN Panen Perdana Sorgum Bioguma 1 dan 2, Dorong Biomassa Lokal untuk Energi Terbarukan

JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) –
Institut Teknologi Sumatera (ITERA) bersama PT PLN (Persero) resmi menggelar pemanenan perdana sorgum varietas Bioguma 1 dan 2 di area kampus ITERA pada Selasa (3/11). Momen ini menjadi tonggak penting dalam riset kolaboratif pengembangan tanaman energi berbasis biomassa lokal untuk mendukung pencapaian target bauran energi baru terbarukan (EBT) nasional.

Panen simbolis ini dihadiri langsung oleh Rektor ITERA, Prof. Dr. apt. Elfahmi, S.Si., M.Si., serta General Manager PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang), Mochamad Soleh.

Rektor ITERA, Prof. Elfahmi, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi strategis antara akademisi dan industri. Menurutnya, riset tidak boleh berhenti di laboratorium, melainkan harus menghasilakan inovasi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat dan industri.

Senada dengan hal tersebut, GM PLN Puslitbang Mochamad Soleh menyampaikan komitmen PLN dalam mendukung riset berbasis biomassa lokal sebagai opsi strategis penyediaan energi bersih berkelanjutan di Indonesia.

Inovasi dari Laboratorium hingga Teknologi Gasifikasi

Usai seremoni panen, tim PLN menyaksikan langsung demonstrasi pengolahan biomassa oleh mahasiswa ITERA di Laboratorium Rekayasa Kehutanan. Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa memperkenalkan tahapan pengolahan sorgum, mulai dari pencacahan batang, pemerasan nira, hingga pengenalan mesin pelet beserta proses pembuatannya. 

Kunjungan berlanjut ke fasilitas Integrated Waste and Agro-Industrial Center (IWACI) ITERA untuk meninjau operasional teknologi gasifikasi. Teknologi ini dirancang untuk mengubah biomassa menjadi energi terbarukan serta berbagai produk turunan bernilai tambah.

Komitmen Kolaborasi untuk Pengembangan Energi Terbarukan

Kolaborasi ITERA dan PLN merupakan bagian dari upaya penelitian pengembangan tanaman energi kaliandra dan sorgum sebagai bahan baku biomassa. Penelitian tersebut diarahkan untuk mendukung pemanfaatan biomassa sebagai bahan co-firing pada pembangkit listrik serta bahan baku produksi hidrogen melalui proses gasifikasi. Pengembangan ini sejalan dengan upaya diversifikasi sumber energi dan mendukung pencapaian target bauran energi baru terbarukan nasional.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan diskusi proyek lanjutan di Gedung A ITERA guna menyusun skema keberlanjutan riset serta komersialisasi hasil inovasi. Melalui kolaborasi ini, ITERA dan PLN berkomitmen terus memperkuat sinergi industri-perguruan tinggi dalam mengoptimalkan sumber daya lokal demi mengakselerasi transisi energi hijau di Indonesia. (*)

More From Author

Wakil Ketua DPC AWPI Bandar Lampung Hadiri Grand Opening Cabrio Resto dan Biliard

Tinggalkan Balasan