JURAI.ID, LAMPUNG SELATAN (SMSI)- Dewan Pimpinan Wilayah Paguyuban Keluarga Besar Pujakesuma Lampung bakal menggelar pertunjukan Wayang Kulit semalam suntuk dalam rangka HUT Ke-46 Pujakesuma sekaligus Grebek Suro 1 Muharram.
Kegiatan tersebut, akan dilaksanakan di Pendopo Pujakesuma Lampung Jln.Terusan Ryacudu Desa Banjar Agung, Kecamatan Jati Agung, Kota Baru, Lampung Selatan, Rabu malam Kamis (1/07/2026), dengan menampilkan Dalang Ki. Gondo Sutoto, S.Sn dalam lakon Semar Mbangun Padepokan.
Ketua DPW PKB Pujakesuma Lampung Ki.Hi.Nuryono, menyampaikan acara itu terbuka untuk umum, dan diharapkan melalui seni budaya menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan ditengah masyarakat.
“Melalui Pagelaran Wayang Kulit yang bertema “Lestarikan Budaya, Guyub Rukun, Mbangun Desa Grebek Suro dan Nyawiji Rasa” ini, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melestarikan dan mencintai kesenian budaya bangsanya sendiri,” papar Nuryono, Senin ( 29/6/2026 ) usai bertemu Bupati Lampung Selatan H. Radityo Egi Pratama, S.T., MBA
Nuryono menjelaskan, rangkaian acara diawali pembacaan do’a pukul 19.30 Wib oleh ustad Imron, dilanjutkan dengan laporan Ketua pelaksana, sambutan Ketua Pembina Pujakesuma Darmadji CP, sambutan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, lalu penyerahan tokoh wayang, kemudian pagelaran wayang kulit.
Menurut Nuryono, kegiatan tersebut merupakan tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Pujakesuma sekaligus Grebek Suro 1 Muharram.
“Acara ini, merupakan salah satu tradisi yang dilaksanakan setiap tahun. Tradisi ini juga menjadi pengingat bagi generasi penerus bangsa, agar senantiasa merawat, melestarikan dan mencintai budaya bangsanya sendiri karena budaya adalah identitas bangsa,” tegas Nuryono yang dikenal cukup dekat dengan Agus Andrianto Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan ( MIP).
Nuryono juga mengungkapkan rasa syukur karena Ulang Tahun ke-46 Pujakesuma bertepatan dengan bulan Muharam, salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT.
“Alhamdulillah. HUT Pujakesuma Tahun 2026 menjadi hari yang istimewa karena bertepatan dengan bulan Muharam. Di bulan yang penuh berkah ini, semoga Pagelaran Wayang Kulit yang akan kita laksanakan berjalan lancar, sukses, serta mendapat keberkahan dari Allah SWT,” harap Nuryono. (Rls)




