JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI)– SMAN 1 Bandar Lampung mulai mematangkan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Berbagai strategi dilakukan agar informasi penerimaan siswa dapat dipahami masyarakat secara luas.
Kepala SMAN 1 Bandar Lampung, Suharto, mengatakan pihak sekolah aktif melakukan sosialisasi, terutama di wilayah zonasi yang dekat dengan sekolah.
“Di setiap sekolah kami juga menyampaikan informasi, paling tidak ke SMP-SMP di sekitar wilayah zonasi atau domisili dekat sekolah,” kata Suharto, Rabu (6/5/2026).
Ia menjelaskan, ada beberapa strategi yang dilakukan dalam menyosialisasikan SPMB tahun ini. Di antaranya melalui media sosial resmi sekolah seperti Instagram, Facebook, hingga website dan grup komunikasi internal.
Selain itu, pihaknya juga meminta sekolah-sekolah di wilayah zonasi untuk turut melakukan sosialisasi ke SMP setempat agar informasi bisa menjangkau calon siswa secara lebih luas.
“Kami berharap dengan sosialisasi ini masyarakat bisa lebih paham. Karena kadang masyarakat belum memahami informasi, bahkan cenderung menganggap sama seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Suharto, terdapat sejumlah perbedaan dalam pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027. Meski demikian, secara keseluruhan aturan dan petunjuk teknis (juknis) sudah disampaikan ke seluruh satuan pendidikan di Provinsi Lampung untuk diteruskan ke masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, SPMB tahun ini tetap mengacu pada aturan yang tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) beserta turunannya dalam bentuk juknis.
Suharto juga menjelaskan, terdapat dua jalur penerimaan yang dibuka, yakni jalur SMA unggul dan SMA reguler.
Untuk kuota, SMAN 1 Bandar Lampung menyiapkan sebanyak 9 rombongan belajar (rombel) dengan total 324 siswa. Setiap rombel akan diisi maksimal 36 siswa.
Lebih lanjut, pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk menjalankan proses SPMB secara transparan dan berintegritas.
“SPMB ini kita tegaskan harus tegak lurus dengan aturan. Kita ingin berintegritas, tidak ada titip-menitip atau jasa titip (jastip),” tegasnya.
Ia berharap seluruh proses penerimaan murid baru tahun ini dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Perlu diketahui, Pelaksanaan SPMB dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Untuk SMA unggul digelar pada 2–5 Juni 2026, sementara SMA reguler dan SMK berlangsung pada 15–19 Juni 2026. (Rn)




