JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Camat dan para lurah di Kecamatan Way Halim, Kota Bandarlampung, ikut berjibaku membantu proses evakuasi talud roboh akibat hujan deras, Selasa 14 April 2026 malamAksi gotong royong Jumat Bersih bertajuk “Grebek Sungai” itu di aliran Sungai Way Awi, Jalan Tidore RT 10 Lingkungan I, Kelurahan Jagabaya I dan II, Kecamatan Way Halim, Jumat (17/4/2026).
Talud sepanjang sekitar 40 meter dengan tinggi 5 meter itu ambruk dan sempat menghambat aliran sungai.
Tak sekadar memantau, para pejabat terlihat ikut bergotong royong bersama warga dan petugas membersihkan material longsor.
Lurah sejumlah wilayah, seperti Way Halim Permai, Perumnas Way Halim, Gunung Sulah, Jagabaya I, Jagabaya II, dan Jagabaya III turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan ini juga melibatkan pamong, RT, Linmas, Babinsa, serta tim gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran, DPU dan Satpol PP guna mempercepat penanganan di lokasi.
Selain itu, pimpinan Ratumedia.id turut meninjau langsung proses penanganan sebagai bentuk perhatian terhadap dampak bencana di wilayah tersebut.
Camat Way Halim, Darwono mengatakan, aparat terlibat langsung merupakan bentuk peduli dan upaya mempercepat penanganan di lapangan.
“Kami tak hanya memantau, tapi ikut turun langsung membantu proses pembersihan dan evakuasi. Ini bentuk komitmen kami agar penanganan cepat dan bisa menekan risiko banjir,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat tak membuang sampah ke sungai. Ini demi menjaga bersih lingkungan dan mencegah kejadian serupa terulang.
“Kebersihan lingkungan ialah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat bisa ikut menjaga sungai,” harapnya.
Hingga saat ini, proses menangani talud roboh masih terus dilakukan dengan koordinasi lintas instansi guna mempercepat perbaikan lanjutan. (*/rn)




