UPA-BK Sosialisasi Waspada Pinjol Ilegal Bersama OJK dan PT Lahan Sikam

JURAI.ID, LAMPUNG (SMSI) – Unit Pelaksana Akademik dan Bimbingan Konseling (UPA-BK) Universitas Lampung (Unila) sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Waspada Pinjol Ilegal, Cerdas Finansial, Sehat Mental, Kuat Bersama” pada Rabu, 21 Mei 2025.

Kegiatan berlangsung di Gedung G lt.2 Smartroom Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila dan melibatkan kolaborasi strategis antara UPA-BK, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, serta PT Lahan Sikam.

Kegiatan dibuka resmi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. Sunyono, M.Si., bersama Kepala UPA-BK Unila, Prof. Dr. Novita Tresiana, M.Si. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), para dekan fakultas, serta mitra UPA-BK lainnya.

Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya kesehatan mental dan literasi finansial di lingkungan pendidikan tinggi.Prof. Sunyono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi ini sebagai langkah preventif yang sangat dibutuhkan.

“Saya sangat mengapresiasi langkah UPA-BK yang telah bekerja sama dengan OJK dan PT Lahan Sikam dalam mengedukasi sivitas akademika terkait bahaya pinjol ilegal. Ini adalah langkah penting demi terciptanya kampus yang aman dan sehat secara finansial maupun mental,” ujar Prof. Sunyono.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Analis Deputi Direktur Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Lampung, Dwi Krisno Yudi Pramono, serta, Direktur Utama PT Lampung Berkah Finansial Teknologi (PT Lahan Sikam), Ade Sumaryadi, S.E.

Keduanya memberikan pemaparan mendalam mengenai bahaya pinjaman online (pinjol) ilegal serta pentingnya literasi keuangan digital dan perlindungan psikologis bagi sivitas akademika.

Dalam sesi materi, para narasumber menegaskan bahwa praktik pinjol ilegal bukanlah solusi finansial, melainkan jebakan yang dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis dan sosial seseorang.

Oleh karena itu, UPA-BK Unila berkomitmen untuk terus memperkuat literasi keuangan serta memberikan layanan pendampingan psikologis yang inklusif dan proaktif.

Kepala UPA-BK Unila, Prof. Dr. Novita Tresiana, M.Si., menyampaikan, pihaknya terus mengembangkan program layanan yang berdampak bagi seluruh lapisan sivitas akademika Unila dengan lima program utama UPA-BK, meliputi Layanan Bimbingan dan Konseling Umum (BK), Layanan Psikologis-Klinis, Layanan PPKPT (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi), Layanan P4GN (Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba), dan Layanan Pengembangan Talenta Mahasiswa (Talent Progress).

Melaui programnya UPA-BK diharapkan mampu menjadi garda depan dalam mendeteksi dan mencegah potensi maraknya kasus judi online yang kerap berkaitan erat dengan pinjaman online ilegal. Dengan strategi pelayanan berbasis digital, UPA-BK juga berupaya memperluas jangkauan layanan kepada seluruh sivitas akademika Unila.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjadikan Unila sebagai kampus yang berdampak, menyediakan ruang aman dan sehat bagi seluruh sivitas akademika terkhusus bagi mahasiswa untuk berpikir, belajar, dan bertumbuh. (*)

More From Author

Bupati dan Wakil Bupati Pesibar Tinjau Langsung Keberangkatan CJH 

Hadiri Acara Simakrama dengan Umat Hindu Lampung Selatan, Ini Pesan Bupati Egi

Tinggalkan Balasan