Sebanyak 670 PNS Naik Pangkat, Walikota Eva Dwiana Minta Pegawai Tingkatan Kinerja

  • Whatsapp

JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI)– Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan Surat Keputusan Walikota tentang kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebanyak 670 orang. Penyerahan berlangsung di gedung Semergou Pemkot Bandarlampung, Selasa (2/8/2022).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung, Herliawati menyebutkan, penyerahan petikan keputusan kenaikan pangkat periode 1 April 2022 mengalami keterlambatan dikarenakan adanya perubahan penyusunan penilaian kinerja Sasaran Kerja Pegawai (SKP).

Oleh karena itu, Herliawati meminta pengertian dari para PNS di lingkungan pemerintah kota yang selama ini bertanya-tanya kenapa terlambat.

Adapun kata Herliawaty, keterlambatan tersebut penyebabnya adalah adanya perubahan penyusunan penilaian kinerja Sasaran Kerja Pegawai (SKP) tahun 2021. Bahwasanya penyusunan SKP tahun 2021 berpedoman pada surat edaran Kepala BKN nomor 1/SE/1/2022 tentang tata cara penilaian kinerja PNS tahun 2021.

“Yang mana pada pelaksanaannya terjadi banyak kendala, karena kurang sosialisasi dan terlalu dekat batas waktu pengajuan usul kenaikan pangkat periode 1 April 2022. Kendala selanjutnya adalah proses penerbitan persetujuan teknis Kepala Kantor Regional 5 tentang kenaikan pangkat PNS baru selesai Juni 2022,” ungkapnya.

Adapun rincian, kenaikan pangkat golongan IV sebanyak 128 orang, 445 orang golongan III, 92 golongan golongan II dan 5 orang dan Golongan I,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana mengatakan pihaknya telah memberikan petikan kenaikan pangkat kepada PNS yang ada di kota Bandar Lampung sekitar ada 670 orang.

Ia berharap, dengan diberikannya kenaikan pangkat ini para pegawai diberikan semangat kerjanya, kinerjanya juga meningkat.

“Diberinya pangkat ini kita punya rasa tanggung jawab kita sesuai dengan fungsinya,” kata Eva Dwiana.

Menurutnya, PNS adalah tombak bagi pemerintahan. Pemerintah akan terus berupaya memberikan hak-haknya. “Nanti kita bayar Tukinnya, sebelumnya 50 persen, nanti akan dibayar lagi 50 persen dalam waktu dekat,” pungkasnya. (Asma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.