JURAI.ID, LAMPUNG UTARA (SMSI) –Hujan deras yang mengguyur wilayah Lampung Utara selama lebih dari empat jam menyebabkan Sungai Kali Umban meluap. Akibatnya, ratusan rumah warga di dua kecamatan terendam banjir musiman, Jumat (17/1/2026).
Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari masyarakat, sedikitnya 114 rumah warga terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Banjir ini dipicu oleh meluapnya Sungai Kali Umban yang melintasi wilayah perkotaan dengan kepadatan penduduk tinggi.
Banjir musiman yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi ini kembali melanda setelah hujan deras mengguyur wilayah Kotabumi selama lebih dari empat jam sejak Kamis sore. Dari pantauan di lapangan, terdapat dua kecamatan yang terdampak, yakni Kecamatan Kotabumi Selatan dan Kecamatan Kotabumi Kota.
Wilayah terparah berada di Kelurahan Cempedak dan Kelurahan Sribasuki. Di dua kelurahan tersebut, sekitar 70 rumah warga dilaporkan terendam banjir.
Salah seorang warga Kelurahan Cempedak, Lalan, mengatakan banjir sudah menjadi langganan setiap musim hujan. Ia menyebut, salah satu penyebab utama adalah kondisi Sungai Kali Umban yang semakin dangkal.
“Kalau hujan deras, pasti banjir. Sungainya sudah dangkal, jadi air cepat meluap,” ujar Lalan.
Sementara itu, Lurah Cempedak, Dedy Erwansyah, yang turun langsung meninjau lokasi banjir menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Ia juga memastikan warga lanjut usia telah dievakuasi ke rumah warga lain yang tidak terdampak banjir.
“Tidak ada korban jiwa. Untuk warga lansia sudah kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” kata Dedy.
Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara belum merilis data resmi terkait jumlah rumah warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut. (*/ar)




