Ratusan Penggiat UMKM Kota Bandarlampung Ikuti Pelatihan DEA-DTS

  • Whatsapp

JURAI.ID, BANDARLAMPUNG – Ratusan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mengikuti pelatihan Digital Entrepreneurship Academy-Digital Talent Scholarship (DEA-DTS), yang digelar oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan Penelitian Komunikasi dan Informatika Bandung serta Badan Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Kominfo RI di Hotel Novotel Bandarlampung, Kamis (14/3).

Dengan dibukanya pelatihan tersebut, Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana mengucapkan terimakasih kepada balai pengembangan SDM Bandung yang sudah memberikan pelatihan untuk Kota Bandarlampung.

“Mudah-mudahan peserta mengikuti dengan baik sampai selesai, dan mereka juga mengambil manfaatnya. InsyaAllah, apa yang dipelajari ini mereka akan lakukan diusahanya masing-masing,” kata dia.

Di tempat yang sama, Kepala BPSDMP Kominfo Bandung, Betty Djuliati memaparkan, Digital Entrepreneurship Academy Digital Talent Scholarship (DEA-DTS) salah satu akademik dari 8 akademik yang ada pada program Digital Talent Scholarship, yang dituangkan dengan antara kerja sama Kepala Daerah dengan kepala Badan BPOM SDM.

“Jadi kami memiliki 8 akademi, Yang hari ini kebetulan dengan skema Belajar Berwirausaha Syariah. Jadi disini kami memberikan pelatihan menginstruktur agar para peserta memahami perbedaan pengelolaan keuangan konvensional dan keuangan syariah,” papar dia

Ia mengatakan, para peserta akan belajar dan memahami aplikasi keuangan syariah digital, sehingga memudahkan kepada para pelaku UMKM untuk melaksanakan pembukuan.

“Jadi misalnya selama ini mereka itu hanya menggunakan tulis menulis, jadi nanti dialihkan secara digital dan instruktur akan memberikan aplikasi sehingga tersistematis pengelolaan nya,” terang dia.

Diketahui, Pelatihan DEA-DTS ini berlangsung 2 hari selama 13 jam, dimulai hari ini hingga besok. Peserta becth tempat 175 ribu orang. Sementara, target untuk Kota Bandarlampung ada 500 orang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.