JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) –Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyatakan dukungan terhadap aktivitas penjualan takjil yang marak selama bulan Ramadan.
Namun, pemkot menegaskan tidak menyiapkan lokasi khusus bagi para pedagang musiman tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung, Ahmad Husna, mengatakan hingga saat ini pihaknya mendukung kelompok-kelompok penjual takjil yang sudah terbentuk di tengah masyarakat.
“Sampai hari ini kita mendukung setiap kelompok takjil yang sudah ada di masyarakat. Kita mendorong itu untuk ditingkatkan lagi,” ujar Husna, Kamis (12/2/2026).
Meski demikian, Pemkot tidak menginisiasi penyediaan tempat khusus bagi pedagang takjil. Menurutnya, para pedagang selama ini sudah memiliki titik-titik berjualan masing-masing.
“Kalau untuk tempat khusus yang disediakan Pemkot tidak ada. Masing-masing pedagang biasanya sudah ada titik-titik jualan,” jelasnya.
Husna menambahkan, pedagang diperbolehkan berjualan di sejumlah ruas jalan, termasuk di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Namun, ia menegaskan agar aktivitas tersebut tidak mengganggu ketertiban umum.
“Boleh juga jualan di sepanjang Jalan Gatot Subroto, tapi kita tidak menginisiasi menyiapkan tempat,” katanya.
Ia pun mengingatkan agar para pedagang tetap memperhatikan kelancaran arus lalu lintas, kebersihan, serta aspek kesehatan dalam menjajakan dagangannya. (*)




