Ini Efek Negatif Kebanyakan Masturbasi atau Coli

  • Whatsapp
Ini Efek Negatif akibat kebanyakan masturbasi / pixabay
Ini Efek Negatif akibat kebanyakan masturbasi / pixabay

JURAI.IDMasturbasi atau coli adalah hal biasa yang dilakukan pria maupun wanita. Kegiatan ini adalah untuk mendapatkan kesenangan pribadi berupa rangsangan. Namun jika terlalu sering melakukan masturbasi atau coli akan berefek buruk untuk psikologis maupun fisik.

Adapun efek negative yang muncul jika sering melakukan masturbasi atau coli, diantaranya :

Bacaan Lainnya

  • Menurunnya Efek Sensitif Terhadap Seksual
  • Infeksi
  • Perasaan Bersalah
  • Pemicu Stress dan Depresi
  • Pemicu Kangker Prostat

 

Berikut akan dijelaskan secara rinci efek negetif yang ditimbulkan akibat terlalu sering melakukan masturbasi atau coli.

  1. Menurunnya Efek Sensitif Terhadap Seksual.

Efek sensitive terhadap seksual akan menurun akibat cengkraman terlalu keras terhadap alat vital. Untuk pria bisa menyelesaikan permasalahan ini dengan mengganti beberapa teknik.

stimulasi terhadap alat vitalnya dengan menggunakan sex toy layaknya vibrator. Penggunaan sex toy, vibrator bisa meningkatkan gairah dan fungsi alat kelamin. Penggunaan vibrator pada wanita akan meningkatkan fungsi seksual, berbanding terbalik dengan laki-laki penggunaan vibrator digunakan untuk meningkatkan fungsi ereksi.

 

  1. Infeksi

Infeksi yang bisa saja terasa adalah radang kulit. Hal ini disebabkan karena gerakan yang dilakukan saat melakukan masturbasi. Infeksi ini bisa juga disebabkan oleh iritasi yang ada pada tangan. Kondisi ini bisa sembuh dalam beberapa waktu.

 

  1. Perasaan Bersalah

Dampak yang terasa pada saat melakukan masturbasi, salah satunya yaitu perasaan bersalah. Tentunya perasaan bersalah ini ditentukan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu agama, spiritual, bahkan budaya yang sudah melekat dengan hati dan pikiran.

 

  1. Pemicu Stress dan Depresi

Pada penelitian The American Journal of Psychiatry telah menjelaskan bahwa risiko depresi akan lebih besar ketika pria kecanduan melakukan masturbasi. Kondisi ini diakibatkan dari rasa bersalah yang muncul setelah melakukan masturbasi.

 

  1. Pemicu Kangker Prostat

Pada sebuah studi di tahun 2003, menunjukkan bahwa pria yang sering mendapat ejakulasi lebih dari 5x setiap minggu dengan rentan umur 20 tahun akan mengurangi kanker prostat.

Tetapi, studi yang lain dan dilakukan di tahun 2016, ketika pria mengalami ejakulasi lebih dari 21x pada setiap bulan maka bisa mengurangi risiko terkena kanker prostat.

Berbanding terbalik dengan yang lain, pada penelitian studi di tahun 2008 bahwa masturbasi meningkatkan risiko kanker prostat apabila dilakukan oleh seseorang yang memiliki umur 20-an hingga 30-an.

 

Itulah jika terlalu banyak melakukan masturbasi atau coli, sebaiknya aktifitas memuaskan diri sendiri dikurangi, dengan hanya melakukan aktifitas masturbasi seminggu sekali. Agar efek negative dapat dikurangin dan mencegah terjadinya penyakit di badan maupun penyakit secara psikologis. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.