Cara Mengawinkan Kambing dengan Mudah

  • Whatsapp
cara mengawinkan kambing
cara mengawinkan kambing/net

jurai.id – Kapan sih kira-kira waktu yang tepat untuk mengawinkan kambing? Dan bagaimana caranya? Lalu apa tanda-tanda mereka sedang birahi? Nah, daripada bingung dan terus bertanya-tanya, sebaiknya Anda menyimak ulasan artikel ini. Karena kali ini kami akan menjabarkan secara detail bagiamana cara mengawinkan kambing saat masa birahinya tiba.

Sebenarnya mengawinkan hewan ternak kambing ini tidaklah sulit. Tetapi ada beberapa hal yang harus Anda pastikan terlebih dahulu sebelum mengawinkan kambing-kambing tersebut. Hal pertama yang sangat penting untuk dipastikan adalah munculnya tanda-tanda birahi.

Bacaan Lainnya

Tanda-Tanda Kambing yang Sedang Birahi

Ketika kambing telah mengalami masa ovulasi, maka akan nampak tanda-tanda bahwa mereka sedang birahi. Ciri-ciri umum yang akan tampak adalah:

  1. Kambing akan lebih sering mengeluarkan suara gelisah.
  2. Terjadinya penurunan nafsu makan.
  3. Kambing akan sering mengibaskan bagian ekor. Dan biasanya ekor tersebut akan diangkat ketika disentuh.
  4. Organ intim kambing betina akan mengeluarkan cairan putih.
  5. Bagian vulvanya akan membengkak dan berwarna merah.
  6. Produksi air susu pada kambing perah akan menurun.
  7. Kambing akan lebih sering membuang urin.
  8. Kadang-kadang kambing betina atau jantan akan bertingkah aneh, misalnya saling menaiki satu sama lain.

Jika Anda telah memastikan bahwa kambing sedang mengalami birahi dengan mengacu pada tanda-tanda birahi di atas, maka Anda bisa mengawinkan kambing.

Cara Mengawinkan Kambing dengan Mudah

Ada dua teknik yang bisa Anda lakukan ketika hendak mengawinkan kambing yang tengah mengalami masa birahi, yaitu dengan cara mengawinkan kambing secara individual dan mengawinkan kambing dengan cara kelompok. Berikut ulasan selengkapnya.

  1. Mengawinkan Kambing Secara Individual

Mengawinkan kambing melalui cara individual membutuhkan kecermatan dari pertenak atau pemilik kambing. Karena tingkat berhasil atau tidaknya perkawinan yang dilakukan, tergantung pada kemampuan dan kayakinan peternak dalam memastikan masa birahi dari kambing itu sendiri.

Cara yang paling mudah untuk mengetahui secara pasti adalah dengan melakukan observasi di saat pagi dan sore hari. Untuk mencegah terjadinya kegagalan, Anda juga bisa menyatukan si kambing jantan dan kambing betina di dalam satu kandang yang sama.

Setelah di satukan, biasanya kambing yang sedang birahi akan mulai saling berinteraksi. Biarkan mereka saling membangun kedekatan. Biarkan kambing yang jantan untuk melakukan perkawinan minimal 2 kali dengan jarak waktu setengah jam.

Baik atau tidaknya cara mengawinkan kambing secara individual ini, biasanya ditandai dengan gerakan sang betina yang akan menurunkan atau menekan bagian ekor, beserta bagian belakang tubuhnya ke arah bawah selama kurang lebih 20 detik.

 

  1. Mengawinkan Kambing Secara Kelompok

Hal pertama yang harus dilakukan peternak ketika ingin mengawinkan kambing dengan cara kelompok adalah memilih kambing jantan. Kambing jantan yang dipilih tidak boleh sembarangan. Pilihlah lawan jenis yang paling bagus diantara kambing jantan lainnya.

Setelah Anda mendapatkan lawan jenis yang sesuai untuk dikawinkan dengan sang betina, maka kemudian yang harus Anda lakukan adalah menyatukan si jantan dengan beberapa kambing betina selama jangka waktu tertentu. Biasanya waktu yang dibutuhkan adalah selama masa birahi, yakni 42 hingga 45 hari.

Mengapa waktunya bisa sampai 42/45 hari? Tujuannya tak lain adalah untuk memungkinkan terjadinya perkawinan yang sempurna. Jika siklus pada birahi yang pertama gagal, maka akan muncul siklus birahi tahap kedua, yang di fase ini harapannya perkawinan akan terwujud dan berhasil.

Keberhasilan cara perkawinan dengan metode ini biasanya ditandai dengan hilangnya tanda-tanda birahi pada kambing betina. Jika hal ini terjadi, maka Anda harus segera mengeluarkan kambing yang jantan dari dalam kandang. Karena jika Anda membiarkan mereka tetap berada dalam satu kandang, dikhawatirkan agresivitas kambing yang jantan akan mengalami penurunan.

 

Selain itu, Anda juga bisa mengawinkan kambing agar bisa menghasilkan anak kambing jantan. Meskipun hal ini belum bisa dipastikan, namun tidak ada salahnya untuk dicoba. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

  1. Kawinkan kambing pada saat musim dingin atau musim semi. Hal ini berdasarkan pada penelitian berjudul “Offspring Sex Ratio in Sheep, Cattle, Goats, and Pigs: Influence of Season and Lunar Phase at Conception. Namun cara ini belum bisa seratus persen akurat. Karena ada beberapa orang yang belum berhasil ketika mencobanya
  2. Kawinkan pada waktu sepertiga akhir masa birahi. Dan beri cuka dapur pada vulva betina saat dikawinkan. Pemberian cuka ini dimaksudkan agar hanya sperma dengan jenis kelamin jantan saja yang bisa bertahan hidup.
  3. Gunakan sperma hasil sexing, yaitu sperma pembawa jenis kelamin yang telah diseleksi. Anda bisa mendapatkannya di dokter hewan atau inseminatornya. Cara ini terbilang cukup akurat dan tingkat keberhasilannya juga cukup tinggi. Namun, jika Anda mengunakan cara ini, maka kambing tidak dikawinkan dengan cara alami. Cara yang satu ini memang paling efektif untuk mendapatkan rasio kambing jantan.

Itulah cara mengawinkan kambing yang sedang mengalami birahi dengan mudah. Yang perlu Anda ingat, hindari untuk mengawinkan kambing yang punya ikatan sedarah atau memiliki garis keturunan. Karena hasilnya akan tidak baik. (jurai.id)

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.