JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) –Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Wiyadi, mengingatkan masyarakat agar tetap sabar menghadapi kondisi ekonomi yang menantang sekaligus memperkuat kepedulian sosial dan keamanan lingkungan.
Pesan itu disampaikannya saat menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Selasa (20/10/2026).
Dalam sambutannya, Wiyadi menyoroti kondisi ekonomi rumah tangga yang membutuhkan kesabaran dan keprihatinan bersama.
“Di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang, kita membutuhkan keprihatinan dan kesabaran bersama,” ujar Wiyadi.
Ia juga mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, terutama pencurian kendaraan bermotor.
Wiyadi meminta masyarakat tidak memarkir kendaraan sembarangan dan selalu waspada saat beraktivitas di luar rumah.
Menurutnya, sikap saling mengingatkan dan menjaga lingkungan merupakan bagian dari kepedulian sosial yang perlu terus dibangun di tengah masyarakat.
Kegiatan PIP-WK tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Melinda dan Suheli, yang menyampaikan materi mengenai ideologi Pancasila, wawasan kebangsaan, serta penerapan nilai-nilai demokrasi.
Melinda menjelaskan pentingnya memahami empat pilar kebangsaan dan makna semboyan Bhinneka Tunggal Ika, yakni berbeda-beda tetapi tetap satu. Ia memaparkan sila pertama hingga sila kelima Pancasila beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mencontohkan pengamalan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, melalui sikap saling menghormati dan menjaga toleransi dengan masyarakat yang berbeda agama.
Sementara itu, Suheli membahas peran partai politik, mekanisme demokrasi, dan pentingnya musyawarah dalam pengambilan keputusan. Ia mengaitkan proses tersebut dengan sila keempat Pancasila, yakni Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan serta mampu menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.




