JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pondok Pesantren Tahfidz Al-Quran (PPTQ) Miftahul Jannah Bandar Lampung menggelar Reuni Akbar Alumni bersama Panggung Gembira 2026, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 100 alumni dari berbagai angkatan.
Kegiatan tersebut digelar sebagai wadah silaturahmi alumni sekaligus memberikan ruang bagi para santri untuk menampilkan kreativitas melalui berbagai pertunjukan seni.
Ketua Yayasan Miftahul Jannah, H. Harsono Edwin Puspita S.E., M.Si., Ph.D. mengatakan Panggung Gembira telah menjadi tradisi tahunan di lingkungan pesantren selama sekitar empat hingga lima tahun terakhir.
“Tujuan utama Panggung Gembira untuk memfasilitasi kreativitas santri, khususnya di bidang seni. Selain itu, kegiatan ini untuk mengurangi kepenatan dari aktivitas santri yang cukup berat, termasuk mengulang hafalan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyegaran bagi para santri agar tidak terlalu terbebani dengan rutinitas pembelajaran di pesantren.
Panggung Gembira tahun ini sekaligus dirangkaikan dengan Reuni Akbar Alumni. Alumni dari berbagai angkatan dikumpulkan kembali untuk mempererat silaturahmi dan mengingatkan kembali nilai-nilai yang pernah diperoleh selama belajar di Miftahul Jannah.
“Kami ingin saling mengingatkan agar apa pun pekerjaan dan profesinya, para alumni tetap menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” katanya.
Selain pertunjukan seni, panitia juga melibatkan layanan kesehatan dan pelaku UMKM. Kehadiran UMKM diharapkan dapat mendorong semangat kewirausahaan.
Sementara itu, Kepala SMP IT Miftahul Jannah Bandar Lampung, Widho Sujarwo, mengatakan persiapan kegiatan telah dilakukan sekitar dua bulan.
Ia menyebut berbagai penampilan yang disuguhkan merupakan hasil kreativitas para santri.
“Semua ini adalah karya santri, mahakarya siswa-siswi Miftahul Jannah. Mereka tidak hanya belajar mengaji, tetapi juga mengembangkan kreativitas dan kemampuan yang bermanfaat bagi dirinya,” ujar Widho.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi para santri untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menjadi penyegaran dari rutinitas kegiatan belajar di pesantren. (rn)




