JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela secara resmi menggandeng Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (Gapembi) Lampung untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bumi Ruwa Jurai.
Kerja sama strategis ini difokuskan pada penguatan mutu pelayanan gizi, penataan administrasi, serta standarisasi tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di tingkat daerah.
Wagub Jihan kemarin menegaskan bahwa kesuksesan program prioritas nasional ini tidak hanya diukur dari ketersediaan pangan sehat.
Aspek fundamental lain adalah standardisasi operasional dapur yang aman dan higienis demi mewujudkan generasi masa depan yang unggul.
“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentang makanan sehat, tetapi juga tentang memastikan setiap dapur memenuhi standar terbaik demi generasi yang lebih kuat dan berkualitas,” ujar Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menerima jajaran pengurus DPW Gapembi Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur, Bandar Lampung, dua hari lalu.
Sinergi Pemprov Lampung dan Gapembi
Kolaborasi Pemprov Lampung bersama Gapembi menjadi langkah nyata memperkuat pelayanan gizi, keamanan pangan, dan tata kelola dapur MBG di daerah.
Berikut adalah poin-poin utama fokus kemitraan tersebut:
Pembinaan Dapur SPPG: Gapembi berperan mendampingi pengelolaan dapur agar memiliki klasifikasi (grading) operasional yang baik sesuai ketentuan.
Standardisasi Administrasi: Membantu penataan dokumen administrasi kelayakan dapur yang menjadi wilayah wewenang pemerintah daerah.
Keamanan Pangan: Mengawal implementasi protokol higienitas mulai dari rantai pasok bahan baku hingga proses distribusi makanan ke sekolah.
Jembatan Komunikasi: Berperan sebagai mediator taktis antara pemerintah daerah, Badan Gizi Nasional (BGN), dan para pengelola dapur di lapangan.
Memastikan Standar Mutu dan Keamanan
Wagub Jihan mengapresiasi kesiapan Gapembi Lampung untuk merapikan ekosistem administrasi dapur produksi di kabupaten dan kota. Dirinya berharap pendampingan ini mempercepat kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada jaringan dapur operasional di Lampung.
“Kami Pemerintah Provinsi Lampung tentu sangat berterima kasih dengan adanya Gapembi ini, bukan hanya membantu pembinaan SPPG tetapi juga merapikan administrasi yang menjadi tanggung jawab daerah,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPW Gapembi Lampung, H. M. Muslih, menyatakan komitmen penuh asosiasi pengusaha tersebut. Usai agenda pengukuhan kepengurusan, Gapembi Lampung akan langsung memprioritaskan pemenuhan standar Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), pengelolaan limbah cair, dan penguatan sertifikasi keamanan pangan di setiap lini dapur mitra daerah.
Melalui integrasi standar dapur yang kokoh ini, Pemprov Lampung optimis penyaluran gizi harian bagi jutaan siswa di pelosok daerah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. (Rls)




