JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI) – Pemerintah Kota Bandarlampung mengklaim telah menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan secara menyeluruh. Total 596 ruas jalan lingkungan, 16 ruas jalan kota, serta 9 jembatan dinyatakan rampung dan siap menunjang mobilitas masyarakat di berbagai wilayah kota.
Kepala Bidang Jalan dan Bina Marga Dinas PU Kota Bandarlampung, Rayu R. Wiranegara, menyatakan seluruh paket pekerjaan pada Tahun Anggaran (TA) 2025 telah diselesaikan 100 persen pada awal 2026.
“Seluruh rangkaian pembangunan yang direncanakan pada TA 2025 kini telah rampung sepenuhnya di awal 2026,” ujar Rayu, Jumat (6/2/2026).
Rayu mengakui, pada penghujung 2025 progres fisik pembangunan sempat berada di angka 98 persen. Kondisi tersebut, kata dia, disebabkan kebijakan pekerjaan lompat tahun yang diambil untuk menjaga kualitas konstruksi.
“Memang di akhir tahun lalu masih ada sisa pekerjaan karena faktor teknis di lapangan. Namun Alhamdulillah, semuanya sudah kami tuntaskan dengan baik dan saat ini mencapai 100 persen,” klaimnya.
Dinas PU juga tak menampik adanya tantangan selama proses pengerjaan, terutama kelangkaan material bangunan seperti semen dan batuan akibat dinamika rantai pasok. Meski demikian, pengerjaan tetap dipacu agar target pembangunan tidak bergeser.
“Langkah ini kami ambil agar kualitas jalan dan jembatan benar-benar terjaga, memiliki daya tahan panjang, dan aman digunakan masyarakat,” jelas Rayu.
Berdasarkan data Dinas PU, pembangunan infrastruktur tidak hanya terfokus pada jalan protokol, tetapi juga menyasar kawasan permukiman warga sebagai upaya pemerataan pelayanan dasar.
Adapun rincian capaian pembangunan meliputi:596 ruas jalan lingkungan yang ditingkatkan kualitasnya,16 ruas jalan kota yang telah rampung dikerjakan,serta 9 jembatan yang kini berfungsi menghubungkan antarwilayah di Kota Bandarlampung. (*)




