Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung Lantik Enam Kepala BPS Kabupaten, Siap Perkuat Kinerja dan Integritas

JURAI.ID, BANDAR LAMPUNG (SMSI)- Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung melantik dan mengambil sumpah jabatan enam Kepala BPS kabupaten di Lampung, Selasa (3/3/2026). Pelantikan jabatan Administrator tersebut berdasarkan Petikan Keputusan Kepala BPS Nomor 0210017/KPG Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Administrator.

Enam pejabat yang dilantik yakni Shista Virgo Winatha sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Barat, Jua Mahardhika sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Utara, Erika Santi sebagai Kepala BPS Kabupaten Way Kanan, Sartika Yuliani Siregar sebagai Kepala BPS Kabupaten Pringsewu, Arif Rahman Maulana sebagai Kepala BPS Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta Eko Purnomo sebagai Kepala BPS Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala BPS Provinsi Lampung, Ahmadriswan Nasution, menegaskan pelantikan ini merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Setiap PNS yang diangkat dalam jabatan wajib dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan sebagai bentuk komitmen integritas dan tanggung jawab moral,” ujarnya dalam sambutan.

Perkuat SDM dan Budaya Kerja ProgresifAhmadriswan menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia sebagai kunci kemajuan organisasi. Menurutnya, tantangan ke depan menuntut jajaran BPS bekerja lebih cepat dan adaptif.

“Kalau bisa lebih cepat, mengapa harus menunggu tenggat?” tegasnya.

Ia juga mendorong optimalisasi teknologi informasi serta penggunaan dashboard monitoring agar setiap program dapat dipantau secara real time dan berbasis data.

Fokus Sensus Ekonomi 2026Tahun 2026 menjadi momentum strategis bagi BPS, terutama dalam mengawal agenda nasional seperti Sensus Ekonomi 2026. Seluruh kepala BPS kabupaten/kota diminta fokus menyukseskan agenda tersebut tanpa mengabaikan tugas rutin lainnya.

Koordinasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci agar pembangunan statistik di Lampung berjalan terarah serta memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ahmadriswan juga berpesan agar para pejabat yang dilantik membangun budaya kerja progresif dan tidak bekerja hanya ketika diminta. Ia menegaskan pentingnya menyajikan data yang siap pakai dalam setiap kesempatan.

“Tidak boleh ada kompetisi yang tidak sehat antar kabupaten/kota. Kita harus maju bersama, saling mendukung dan saling menguatkan,” pungkasnya. (*)

More From Author

Guru Honorer Bersertifikasi di Lampung Selatan Tak Boleh Lagi Digaji dari Dana BOS

Provinsi Lampung Pertahankan Stabilitas Harga Selama Bulan Ramadan

Tinggalkan Balasan